Kamis, 17 September 2026

MENGULIK AMBAL WARSA KE 44 PSJB

 Peringatan Ambal Warsa (Hari Ulang Tahun) ke-44 Pamarsudi Sastra Jawi Bojonegoro (PSJB) diadakan pada tanggal 22 Juli 2026 di Waroeng Bucu Coffee (WBC), Bojonegoro dengan menghadirkan narasumber Widodo Basuki, redaktur Majalah Jaya Baya dan Kukuh Setya Wibawa Redaktur Udayana Panjebar Semangat. Dalam paparannya, narasumber pertama yang biasa dipanggil Kaji Wid membedah buku karya bersama pengurus dan anggota PSJB dengan judul "Kembang Panguripan". Betapa pentingnya teeus berkarya, terutama karya berbahasa Jawa. Sekaligus narasumber memberikan catatan catatan dalam karya di buku antologi tersebut. Sedang narasumber Kukuh Setya Wibawa memaparkan, bagaimana menulis untuk dikirim ke majalah beebahasa Jawa.

Pada Usia Nyaris Separuh Abad (berdiri 6 Juli 1982), PSJB memperingati 44 tahun pengabdian dalam merawat dan melestarikan (nguri-uri) sastra serta bahasa Jawa. Awal mula beedirinya PSJB diinisiasi oleh: JFX Hoery, Jayus Pete, Yes Ismie Surya Atmaja, Yusuf Susilo Hartono, M.Makloem, Sri Setya Rahayu. 


Kiprah PSJB . "Selama 44 tahun kiprah PSJB sudah melangkah jauh. Agenda besar seperti mengadakan Festival Keroncong, Mengisi acara di TVRI, Lomba menulis cerkak geguritan dan cerita rakyat, Temu Sastrawan Jawa Se Indonesia 1983, Kemah Budaya,Konggres Sastra Jawa III 2011 di Jono hingga menerbitkan buku sastra secara rutin dan buku ajar mulok "Matoh Basa," kata Nono Warnono selaku Ketua PSJB. Sedangkan prestasi yang sudah diraih, kata Nono, adalah Anugerah Sutasoma 8 orang dan Hadiah Rancage 6 orang. Serta penghargaan lain yang tak terbilang.

Dukungan Pemerintah dalam momentum tersebut, Wakil Bupati Bojonegoro, Hj. Dra. Nurul Azizah, MM hadir dan mendorong penguatan kurikulum muatan lokal bahasa Jawa di sekolah-sekolah untuk menjaga identitas budaya. Wakil Bupati mengharapkan PSJB bersama dengan Dinas Pendidikan Bojonegoro menyusun buku bahan ajar mulok Bahasa Jawa untuk SD hingga SMP 

Kehadiran Mitra Strategis: Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan dari Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur, para sastrawan, budayawan, akademisi, serta pegiat seni. Sastrawan dan Budayawan dari PSJB sebagian hadir seperti sastrawan Hery Abdi Gusti, Gampang Prawoto, Emi Sudarwati, JMV Sunaryo, Agus Sigro Budiono, Safandi Mardinata, Totok Martono, Lestari Sasha Malika, Hadi Pamungkas, Ajun Pujanganom, dan sebagainya. Sedangkan budayawan PSJB seperti Pakdhe Uban, Subekti, Ali Safaat, Hery Nugrogo, Sulistyowati, S.Pd.,Kustini, dan lain lain. Tidak ketinggalan sesepuh PSJB juga hadir: JFX Hoery dan Sunawan Presdiana.  Juga hadir peneliti dari Yogyakarta Drs. Danu Priyo Prabowo yang membaca gurit dan memberikan orasi terkait kehati hatian pengaruh Artificial Intelegence (AI) dalam karya sastra.

Rangkaian Acara: Diisi Acara yang dipandu oleh Hanung tersebut diawali dengan pembacaan gurit oleh para siswa siswi SD, SMP, SMA dengan penuh antusias seeta penjiwaan. Sedangkan sarasehan sastra bertema "Peran Pemangku Kebijakan dalam Pengembangan dan Pelestarian Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa", bedah buku, dimoderatori oleh sastrawan dan budayawan Arieyoko. Acara yang ditandai dengan penandatanganan integritas tersebu diserrai Hastungkara oleh Gampang Prawoto.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar