Kamis, 15 Oktober 2026

SARASEHAN ORMAS BOJONEGORO OKTOBER 2026

 


Amir Syahid Tegaskan Bakesbangpol Bojonegoro Siap Dukung Kegiatan Ormas, Tekankan Pentingnya Laporan Berkala


Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Bojonegoro, Amir Syahid, S.Sos., M.Si., menegaskan komitmennya untuk mendukung berbagai kegiatan organisasi kemasyarakatan (ormas) di Kabupaten Bojonegoro, baik melalui pembinaan maupun bentuk dukungan lainnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pernyataan tersebut disampaikan Amir Syahid saat memberikan sambutan dalam kegiatan Seminar Sarasehan Sinergitas Ormas Bojonegoro yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-349 tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Angling Dharma, lantai 2, Kabupaten Bojonegoro, pada Jumat (16/10/2026).

Dalam sambutannya, Amir Syahid menekankan pentingnya membangun sinergi yang berkelanjutan antara Bakesbangpol dan seluruh organisasi kemasyarakatan yang ada di Kabupaten Bojonegoro. Menurutnya, keberadaan ormas memiliki peran strategis dalam kehidupan bermasyarakat, terutama dalam menyampaikan aspirasi, menjaga kerukunan, serta mendukung pembangunan daerah.

Ia menyampaikan bahwa Bakesbangpol Bojonegoro selama ini terus berupaya menjalin komunikasi dan koordinasi dengan organisasi kemasyarakatan, khususnya ormas yang telah terdaftar secara resmi di Bakesbangpol Kabupaten Bojonegoro.

“Intinya, apa yang kami lakukan selama ini adalah terus bersinergi dengan seluruh ormas di Bojonegoro, tentunya yang sudah terdaftar di Bakesbangpol Bojonegoro. Kami siap mendukung kegiatan-kegiatan ormas, baik dari segi pembinaan maupun hal-hal lainnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ungkap Amir Syahid.

Selain menegaskan dukungan terhadap kegiatan organisasi kemasyarakatan, Amir Syahid juga mengingatkan pentingnya tertib administrasi dan pelaporan kegiatan bagi setiap ormas yang telah terdaftar.

Ia berharap setiap organisasi dapat menyampaikan laporan kegiatan secara berkala kepada Bakesbangpol Kabupaten Bojonegoro. Laporan tersebut diharapkan disampaikan minimal setiap satu bulan sekali atau paling lambat enam bulan sekali, sebagaimana disampaikan dalam arahannya.

Menurutnya, laporan berkala diperlukan agar pemerintah daerah dapat mengetahui perkembangan aktivitas organisasi, termasuk sejauh mana program kerja yang telah direncanakan benar-benar dilaksanakan di tengah masyarakat.

Dengan adanya laporan kegiatan, Bakesbangpol juga dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai organisasi yang aktif menjalankan program dan organisasi yang membutuhkan pembinaan lebih lanjut.

“Kami berharap setiap ormas bisa menyampaikan laporan kegiatan, minimal setiap bulan dan paling lambat enam bulan sekali. Dengan begitu, kami dapat mengetahui organisasi mana yang benar-benar aktif menjalankan kegiatan dan mana yang masih pasif,” jelasnya.

Ia menilai, tertib pelaporan bukan semata-mata persoalan administrasi, melainkan juga menjadi bagian dari upaya membangun tata kelola organisasi yang profesional, transparan, dan bertanggung jawab.

Seminar sarasehan tersebut menjadi ruang komunikasi antara pemerintah daerah dan berbagai organisasi kemasyarakatan untuk menyamakan persepsi, bertukar gagasan, serta memperkuat kerja sama dalam menjaga kondusivitas wilayah.

Melalui komunikasi yang baik, berbagai persoalan yang dihadapi ormas diharapkan dapat disampaikan dan dicarikan solusi bersama. Di sisi lain, pemerintah juga dapat memperoleh masukan langsung dari organisasi yang bersentuhan dengan masyarakat.

Bakesbangpol sebagai unsur pemerintah daerah yang menangani urusan kesatuan bangsa dan politik memiliki peran penting dalam memfasilitasi pembinaan organisasi kemasyarakatan, memperkuat wawasan kebangsaan, serta mendorong terpeliharanya persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman.

.Karena itu, sinergi yang baik antara pemerintah dan ormas perlu terus dijaga agar setiap organisasi dapat menjalankan perannya secara positif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Penyelenggaraan Seminar Sarasehan Sinergitas Ormas dalam rangka HJB ke-349 menjadi momentum untuk mempererat hubungan antarelemen masyarakat sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mendukung kemajuan Kabupaten Bojonegoro.

Semangat kebersamaan tersebut sejalan dengan upaya mewujudkan Bojonegoro yang berdaya saing, mampu bertransformasi, serta menuju daerah yang bahagia, makmur, dan membanggakan.

Dengan dukungan pemerintah, komunikasi yang terbuka, serta komitmen ormas untuk menjalankan organisasi secara aktif dan tertib, diharapkan sinergitas antara pemerintah dan masyarakat semakin kuat.

Pesan yang disampaikan Amir Syahid menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan daerah membutuhkan partisipasi semua pihak. Organisasi kemasyarakatan tidak hanya diharapkan aktif menjalankan program, tetapi juga mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga persatuan, memperkuat toleransi, dan mendorong kehidupan masyarakat Bojonegoro yang harmonis.

(Nono Warnono) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar